Simulasi Proses Pembakaran Bahan Bakar Batubara pada Straight Burner di Unit Rotary Kiln Terhadap Distribusi Temperatur dan Total Energi Menggunakan CFD

Authors

  • Novi Sylvia Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Lhokseumawe
  • Mhd Haris Lazuar Saragih Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Lhokseumawe
  • Azhari Azhari Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Lhokseumawe

Keywords:

pembakaran, burner, udara aksial, udara radial, udara berlebih, temperatur

Abstract

Industri semen merupakan industri yang bersifat energy intensive dengan kebutuhan energi hingga 3,5 GJ/Ton klinker karena proses reaksi pembentukan klinker yang bersifat endoterm. Selain total kebutuhan energi, distribusi temperatur yang merata juga sangat mempengaruhi kualitas klinker. Sumber panas diperoleh dari hasil pembakaran pada burner yang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti perbandingan (aksial dan radial) udara serta total udara berlebih (excess air). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi temperatur disepanjang rotary kiln serta total energi hasil pembakaran terhadap perbandingan (aksial dan radial) udara sebesar (1:5 ; 1:3 dan 1:1) dan total udara berlebih (excess air) sebesar 1% ; 2% dan 3%. Pengambilan data langsung dari hasil analisa CCR (Center Control Room), Laboratorium Proses Pabrik Indarung II/III dan Laboratorium Jaminan dan Kualitas PT Semen Padang. Penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Proses simulasi menggunakan software ANSYS Student 19.0 dengan proses penggambaran geometri menggunakan software Autodeks Inventor Profesional 2019 (student version). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, semakin besar udara aksial pada perbandingan (aksial dan radial) udara (1:5) maka semakin tinggi total energi pembakaran yang dihasilkan (dan distribusi temperatur disepanjang rotary kiln akan semakin menurun. Semakin tinggi total udara berlebih maka semakin tinggi total energi pembakaran yang dihasilkan dan distribusi temperatur disepanjang rotary kiln akan semakin menurun pula.

References

Boateng, A. A. (2008) ‘Rotary Kiln - Transport Phenomena and Transport Processes’ , Elsevier Inc. ISBN : 978- 0-7506-7877-3.

Fitriady, M. A. (2010) ‘Simulasi Proses Pembakaran Pada Kiln Semen Berbasis CFD Surabaya 2010’. Holderbank (2000) ‘Burners and Flames Combined Firing of Dilferent Fuels Oxygen Enrichment’.

Pradeep, K. (2011) ‘Flame For Cement kiln’. Hindia. doi: 130330054217-phpapp02.

Shrinath, B. (2015) ‘Cement Quality Enhancement with Multi Channel Burner in Kiln-Department’. United Nations Industrial Development Organization (UNIDO). (1994) ‘Output of a Seminar on Energy Conservation in Cement Industry’, Japan.

Versteeg,H. (1995)‘an-introduction-to-computational-fluid-dynamics. USA

Yohana, E. (2009) ‘Perhitungan Efisiensi Dan Konversi Dari Bahan Bakar Solar Ke Gas Pada Boiler Ebara HKL

1800 KA’, 11, pp. 13–16.

Published

2018-11-05 — Updated on 2026-08-16

Versions

How to Cite

Sylvia, N., Saragih, M. H. L., & Azhari, A. (2026). Simulasi Proses Pembakaran Bahan Bakar Batubara pada Straight Burner di Unit Rotary Kiln Terhadap Distribusi Temperatur dan Total Energi Menggunakan CFD. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia, 2. Retrieved from https://proceedings.unimal.ac.id/sntk/article/view/1552 (Original work published November 5, 2018)

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.